sore cerah disebuah ruangan, diterangi cahaya tv yang merupakan sinyal dari satelit
mendengar deru kulkas dan dispenser di sudut ruangan, membayangkan kesegaran..
cahaya itu menceritakan tentang seseorang yang mau dan dapat berjuang untuk orang lain
orang lain yang tidak dia kenal..membayangkannya saja tidak, pertanyaan terbesit dari otak ku
mengapa dia mau melakukan itu untuk orang lain?dia tidak mengenalnya bukan?dia tidak mendapat imbalan bukan?terus..apa tujuan dia.bingung memikirkan itu..mungkin saja jalan berfikirnya lebih luas daripada aku..
di akhir acara aku sadar..tulus..itu yang dia berikan..senyuman itu yang dia dapatkan..
menonton sebuah acara yang menceritakan seseorang yang masuk ke pedalaman papua untuk mendirikan sekolah dan membuat kehidupan anak-anak di papua menjadi lebih baik sungguh sangat mengetuk jiwa.
dia harus mengalami bagaimana tidak dipercayai dan diteror oleh warga sekitar, namun dia tak gentar sedikit pun untuk tetap melakukan rencananya..
menangis..hanya itu yang bisa kulakukan saat melihat adegan demi adegan.aku hanya bisa terdiam di pojok kosan ku yang berisi kemewahan, sementara..seseorang melakukan sesuatu hal untuk menjadikan sesuatu yang besar..bagaimana itu bisa terjadi..malu pada diri sendiri dan termotivasi pastinya namun tak tahu harus bagaimana.
senyum berkembang dari bibir ku dan ucapan kecil terbesit.."aku juga ingin seperti itu"
mungkin sekarang aku belum menemukan caranya..namun aku yakin suatu saat nanti aku bisa melakukan hal tersebut, walaupun hanya berupa hal kecil..tapi aku harus yakin akan semua itu..
senyuman mengembang lagi..:-)
mendengar deru kulkas dan dispenser di sudut ruangan, membayangkan kesegaran..
cahaya itu menceritakan tentang seseorang yang mau dan dapat berjuang untuk orang lain
orang lain yang tidak dia kenal..membayangkannya saja tidak, pertanyaan terbesit dari otak ku
mengapa dia mau melakukan itu untuk orang lain?dia tidak mengenalnya bukan?dia tidak mendapat imbalan bukan?terus..apa tujuan dia.bingung memikirkan itu..mungkin saja jalan berfikirnya lebih luas daripada aku..
di akhir acara aku sadar..tulus..itu yang dia berikan..senyuman itu yang dia dapatkan..
menonton sebuah acara yang menceritakan seseorang yang masuk ke pedalaman papua untuk mendirikan sekolah dan membuat kehidupan anak-anak di papua menjadi lebih baik sungguh sangat mengetuk jiwa.
dia harus mengalami bagaimana tidak dipercayai dan diteror oleh warga sekitar, namun dia tak gentar sedikit pun untuk tetap melakukan rencananya..
menangis..hanya itu yang bisa kulakukan saat melihat adegan demi adegan.aku hanya bisa terdiam di pojok kosan ku yang berisi kemewahan, sementara..seseorang melakukan sesuatu hal untuk menjadikan sesuatu yang besar..bagaimana itu bisa terjadi..malu pada diri sendiri dan termotivasi pastinya namun tak tahu harus bagaimana.
senyum berkembang dari bibir ku dan ucapan kecil terbesit.."aku juga ingin seperti itu"
mungkin sekarang aku belum menemukan caranya..namun aku yakin suatu saat nanti aku bisa melakukan hal tersebut, walaupun hanya berupa hal kecil..tapi aku harus yakin akan semua itu..
senyuman mengembang lagi..:-)