Rabu, 24 Agustus 2016

Kapas Gulung (Cotton Roll)

Kali ini saya mau menyampaikan penjelasan tentang satu item yang dibutuhkan ibu-ibu dalam menguruskan bayinya, terutama dalam hal menjaga kebersihan mereka. Ada yang tahu KAPAS GULUNG ?? untuk ibu yang sudah memiliki anak mungkin alat ini tidak asing, pasti mereka pernah menggunakannya atau minimal mendengar namanya saat ke toko peralatan bayi. Untuk calon ibu yang masih awam, mungkin lebih familiar dengan sebutan KAPAS BULAT ya.

Apa sih perbedaannya?
Sebenarnya sama, baik dari fungsi dan juga keguanaannya, tapi yang membedakan dari segi kepraktisan dan juga biaya yang dikeluarkan untuk item ini.

KAPAS GULUNG memerlukan tenaga dan waktu ekstra dari ibu-ibu untuk membentuknya menjadi sebuah kapas bulat, dari segi harga pastinya lebih murah dibandingkan KAPAS BULAT dan juga penggunaanya lebih jangka panjang, karena satu bungkus kapas gulung dapat menghasilkan banyak sekali KAPAS BULAT.

KAPAS BULAT lebih praktis karena kita sudah "terima jadi", tidak usah meluangkan waktu dan tenaga untuk menggunting, membentuk dan mengemasnya selagi belum dipakai. Harganya memang lebih mahal, harga itu lah yang harus kita bayar untuk kepraktisan yang didapatkan dari item tersebut.

Saya memilih yang mana?
Walaupun saya calon ibu yang juga bekerja, saya lebih memilih KAPAS GULUNG dibandingkan KAPAS BULAT. Mengapa? sebagai pekerja saya mendapatkan cuti 1 bulan sebelum melahirkan (tepatnya HPL), dimana waktu itu memungkinkan untuk saya gunakan dalam mempersiapkan kelahiran dede. Pastinya banyak waktu senggang yang saya miliki, walaupun saya sudah belanja, menyiapkan makan, bersih-bersih rumah selagi liburan. Saat saya istirahat, misalnya sambil menonton TV, saya gunakan sesekali untuk memperbanyak stok kapas bulat saya. Membuatnya juga mudah ko, tidak sesulit yang dibayangkan. Benar-benar kegiatan yang bisa dilakukan selagi bersantai di rumah. Satu hal lagi yang leih penting, harganya jauh lebih murah, dan dengan harga tersebut kita bisa mendapatkan tisu bulat jauh lebih banyak dengan ukurang yang kita butuhkan (dapat disesuaikan guntingan kapasnya)

 ini penampakan dari kapas gulungnya

Cuma butuh gunting dan tempat menyimpanya saja kok, ga ribet kan. Itu merek yang akan saya gunakan, belum tau sih kualitasnya, tapi dari tempat saya membeli peralatan anak menyarankan menggunakan merk itu, dan lumayan banyak yang beli juga, jadi dicoba deh.
 
Penampakan setelah dipotong-potong

Setelah dipotong seperti gambar di atas, ya tinggal digulung-gulung deh. Mudah kan.... kalo sudah cukup banyak langsung simpan ditempat penyimpanan ya. Kalau saya sebagian di kotak kapas bulat, sebagian lagi saya masukan ke kantong zipper supaya awet dan tidak ada kotoran yang masuk ke kapas. Selain lebih aman, saya juga memantau penggunaan berdasarkan hitungan kantung zipper yang saya gunakan, jadi lebih bisa dipantau penggunaan kapas bulatnya. Jadi sekiranya sudah mau habis, saya bisa mulai menyetok lagi deh.

Usul tambahan dari saya, kapas bulat ini nantinya untuk membersihkan dede yang abis pup kan, dan kita perlu membasahi kapasnya dengan air hangat suam kuku, jadi saya jga menyiapkan tempat kedap udara, semacam wadah tahan panas, dimana di dalamnya sudah ada kapas yang terendam air hangat suam kuku, sehingga kalo perlu tinggal digunakan saya. Tapi kita buat stok kapas basahnya persetangah hari aja, kenapa? kembali lagi untuk menjaga ke sterilan dan juga tingkat kehangatan air yang digunakan. Akan butuh waktu lebih apabila kita baru mempersiapkan saat dede udah pup, nanti dedenya keburu kedinginan saat belum dibersihkan.

Semoga informasinya berguna ya ibu-ibu..terutama ibu-ibu muda seperti saya :)

Kamis, 09 Juni 2016

TOKO PERLENGKAPAN BAYI

Menjadi mama muda memang bukan hal yang mudah, terutama saat kita juga bekerja 5 hari dalam 7 hari, dimana lebih sedikit waktu untuk mempersiapkan kelahiran si dede. Kebetulan saya baru punya waktu minggu lalu untuk membeli beberapa barang yang dibutuhkan. Mengapa cuma beberapa saja ? karena saya tidak mau terjebak seperti mama muda lainnya yang khilaf melihat barang-barang lucu yang bisa dibeli, karena barang-barang dede bayi cukup menguras kantong, jadi harus selektif sekali dalam memilih, tanpa melupakan kualitas karena barang yang kita beli untuk seorang bayi yang masih sensitif dan perlu perlakuan lebih. Kembali ke topik utama, yaitu toko yang menjual peralatan bayi, disini saya punya dua referensi toko yang punya harga lumayan dan kelengkapan buat mama muda yang masih bingung butuh apa saja.

Fany Baby Shop
Jakarta Store : ITC Kuningan Lt. 4 Blok A3, B2 dan C8 (021-96969264)
Bandung Store : Jl. Sukajadi no. 250A (depan Sekolah St.Aloysius)
Instagram : fanybabyshop  

Ini toko yang sudah saya datangi, pertama datang bingung harus mulai darimana. Jadi masing-  masing pelanggan akan dilayani oleh seorang penjaga toko. Menurut saya hal itu sangat mempermudah mama muda yang ingin belanja perlengkapan bayi untuk pertama kalinya. Penjaga toko langsung memberikan daftar perlengkapan dan juga pulpen kepada kita (sangat berguna buat yang lupa membawa catatan), dan dia akan mengambilkan pilihan barang yang kita sebutkan. Misalnya kita ingin membeli bedong, dia akan memberikan pilihan beberapa bedong yang dijual (yang bermotif dan polos), jika dari pilihan yang diberikan masih kurang sesuai, jangan ragu untuk menanyakan ada pilihan lain atau tidak, karena insyaallah pilihannya cukup banyak dan berkualitas. Buat bulan ramadhan ini ada diskonnya lho.. Disini pegawainya cekatan banget, dia ngingetin barang-barang yang seharusnya kita beli. Jadi makin ga takut ketinggalan. Fany juga ada store yang menyediakan baju bayinya lho, beda blok sama peralatan, tapi deket banget kok masih keliatan dari toko peralatan

Audrey Baby & Kids Shop
Jakarta Store : ITC Cempaka Mas Lt.3 Blok F 346/350 (021-42902014)
Bekasi : Bekasi Square Lt. LG No. 181-182 (021-82434903)
Instagram : audreybabyandkids 

Saya pernah dateng ke tokonya karena dekat dari kantor, tokonya lebih luas dari fany baby shop, mungkin karena semua barang kumpul disana, sampai ke stroller juga. Kalau fany agak berjarak toko yang menjual peralatan dengan stroller. Hari itu niatnya cuma nanya aja, jadi belum sempat liat barangnya seperti apa, dan sampai sekarang belum ada kesempatan buat kesana lagi, karena agak jauh dari rumah dan kalau pulang kantor jarang ada waktu luang untuk mampir. Alhasil saya yang malas bergerak ini memutuskan untuk membeli via instagram. Kena biaya ongkir sih, tapi gak apa2 lah. Sama aja kaya biaya pake ubber PP ITC Cempaka Mas - Kantor, terus gak pake ribet bawa-bawa barang berat dari kantor ke rumah. Setelah dihitung masih untung lah, untuk sekedar beli baju, bedong, dan perlengkapan lain yang berbahan kain, karena ringan. Dari instagramnya bisa dilihat jelas kok, dari deskripsi sampai harganya, jadi ga takut buat beli online. Merk yang dijual juga sama dengan yang di Fany, jadi kualitasnya kurang lebih pasti sama walaupun item yang saya beli berbeda. Misalnya saya beli baju lengan pendek merk little queen di Fany, saya coba beli baju tanpa lengan dengan merek yang sama di Audrey
Perbedaan Kedua Toko Ini ??? 
Saya coba membandingkan harga  beberapa item yang saya beli di Fany dengan harga di Audrey, dengan tipe dan merk yang sama. Hasilnya saya menemukan beberapa item seperti sarung tangan-kaki, singlet, baju setelan dan overall lebih murah di Fany, ya hanya beberapa ribu (sekitar 1rb-2rb), untuk beberapa item lain harganya sama kok. untuk barang elektronik dan kosmetik bayi saya belum bisa membandingkan karena di instagram Audrey tidak ada keterangan ukuran tiap item kosmetik (kosmetik disini termasuk cream, lotion, sabun, dkk ya) dan saya belum beli apapun yang berbau elektronik (sterilizer, pumping, dkk). Sejauh saya tahu, di Audrey lebih banyak merk yang dijual, dari segi baju, kosmetik, peralatan, stroller, dll jadi lebih mudah buat ibu mamud yang gak mau mondar mandir. Nah sepengetahuan saya juga, baru Fany yang ngasih diskon selama bulan ramadhan ini, kalau Audrey saya kurang tahu juga ya. Kalau saya sudah ke Audrey mungkin saya dapat perbandingan lebih lagi ya. Pesan barang di Audrey lewat instagram di respon sekali lho, mungkin agak sedikit berbeda dengan Fany, di Audrey sistem pembelian onlinenya sudah cukup lebih baik dari Fany, jd cepat dalam menangani mamud-mamud yang hobinya online aja daripada capek-capek naik eskalator dan desek-desekan di ITC hehehe...

Intinya, kalau pilih tempat lebih ke kenyamanan saat berbelanja. Karena kita mamud berperut besar, otomatis akan sulit kalau harus berdesakan dengan orang lain. Beda harga sedikit tidak menjadi masalah, yang penting keselamatan dan kesehatan mamud semua. Besok saya akan share barang apa saja yang saya dahulukan untuk membelinya, kenapa alasannya dan bocoran harganya ya!!! 

Kita sama-sama belajar sesama mama muda, dan saling berbagi info satu sama lain. Jadi sangat terbuka untuk mamud semua yang punya referensi lain untuk memberi komen, siapa tau kita membantu mamud lain yang sedang kebingungan memilih tempat belanja yang nyaman, harga bersahabat, lengkap dan pelayanan ramah :))....happy shopping mamud


Kamis, 15 Juli 2010

Cahaya Dalam Sebuah Desa Terpencil

termenung..awal saat aku melihat tayangan di televisi tersebut, sejenak berpikir kemudina tetesan air mata mulai turun dari mataku..bukan ftv bercerita sedih ataupun telenovela yang menampilkan penyiksaan..itu HANYA sebuah iklan..HANYA sebuah iklan.....

dikisahkan seorang anak harus menempuh 12 km untuk sekolah, yang ditempuh dalam jangka waktu 2 jam, dengan berjalan kaki..dengan berjalan kaki..dengan berjalan kaki..bayangkan itu!melewati 7 tanjakan dan menyebrangi anak sungai yang penuh dengan bebatuan..melihat mereka melepas sepatunya demi melindunginya dari kotor dan basah..terhenyak hati ini!!saat sampai d sekolahnya, tak terbayangkan..tembok sudah hancur dan bukan sekolah yang nyaman, bisa kebasahan saat hujan dan kepanasan saat siang.TUHAN..apakah semua ini???aku tentunya tidak dapat hidup dan bersekolah dengan cara itu (sebagian besar anak kota aku rasa tak bisa juga).yang sangat aku hargai adalah semangat mereka untuk sekolah..iklan itu benar-benar telah memberi aku inspirasi tersendiri.

cita-citaku bertambah satu..membuat lembaga yang dapat membantu mereka semua.membangun sekolah mereka dan membiayai sekolah mereka..itu tugas pemerintah???KATA SIAPA..itu tugas kita semua kawan.aku ingin sekali itu terlaksana.mereka jadi seseorang yang bisa hidup sesungguhnya. kadang aku merasa tidak adil, banyak anak kota yang berkecukupan namun malas untuk sekolah, tetapi mereka justru berkebalikan.tapi aku sadar Tuhan tahu yang terbaik untuk semua makhluknya

saat melihat senyuman mereka..air mata ku menetes lagi.bagaimana mereka bisa tersenyum dan tertawa dengan lepas seperti itu sedangkan keadaan mereka saat mengkhawatirkan???..itulah mungkin yang disebut rahasia kehidupan, yang tak perlu dimengerti dan dijelaskan..just do it and pass it with smile and laugh...


dedicated for everyone who has motivation to be a better person in the future

Minggu, 18 April 2010

Semua Bisa

sore cerah disebuah ruangan, diterangi cahaya tv yang merupakan sinyal dari satelit
mendengar deru kulkas dan dispenser di sudut ruangan, membayangkan kesegaran..
cahaya itu menceritakan tentang seseorang yang mau dan dapat berjuang untuk orang lain
orang lain yang tidak dia kenal..membayangkannya saja tidak, pertanyaan terbesit dari otak ku
mengapa dia mau melakukan itu untuk orang lain?dia tidak mengenalnya bukan?dia tidak mendapat imbalan bukan?terus..apa tujuan dia.bingung memikirkan itu..mungkin saja jalan berfikirnya lebih luas daripada aku..
di akhir acara aku sadar..tulus..itu yang dia berikan..senyuman itu yang dia dapatkan..
menonton sebuah acara yang menceritakan seseorang yang masuk ke pedalaman papua untuk mendirikan sekolah dan membuat kehidupan anak-anak di papua menjadi lebih baik sungguh sangat mengetuk jiwa.
dia harus mengalami bagaimana tidak dipercayai dan diteror oleh warga sekitar, namun dia tak gentar sedikit pun untuk tetap melakukan rencananya..
menangis..hanya itu yang bisa kulakukan saat melihat adegan demi adegan.aku hanya bisa terdiam di pojok kosan ku yang berisi kemewahan, sementara..seseorang melakukan sesuatu hal untuk menjadikan sesuatu yang besar..bagaimana itu bisa terjadi..malu pada diri sendiri dan termotivasi pastinya namun tak tahu harus bagaimana.
senyum berkembang dari bibir ku dan ucapan kecil terbesit.."aku juga ingin seperti itu"
mungkin sekarang aku belum menemukan caranya..namun aku yakin suatu saat nanti aku bisa melakukan hal tersebut, walaupun hanya berupa hal kecil..tapi aku harus yakin akan semua itu..

senyuman mengembang lagi..:-)