Apa sih perbedaannya?
Sebenarnya sama, baik dari fungsi dan juga keguanaannya, tapi yang membedakan dari segi kepraktisan dan juga biaya yang dikeluarkan untuk item ini.
KAPAS GULUNG memerlukan tenaga dan waktu ekstra dari ibu-ibu untuk membentuknya menjadi sebuah kapas bulat, dari segi harga pastinya lebih murah dibandingkan KAPAS BULAT dan juga penggunaanya lebih jangka panjang, karena satu bungkus kapas gulung dapat menghasilkan banyak sekali KAPAS BULAT.
KAPAS BULAT lebih praktis karena kita sudah "terima jadi", tidak usah meluangkan waktu dan tenaga untuk menggunting, membentuk dan mengemasnya selagi belum dipakai. Harganya memang lebih mahal, harga itu lah yang harus kita bayar untuk kepraktisan yang didapatkan dari item tersebut.
Saya memilih yang mana?
Walaupun saya calon ibu yang juga bekerja, saya lebih memilih KAPAS GULUNG dibandingkan KAPAS BULAT. Mengapa? sebagai pekerja saya mendapatkan cuti 1 bulan sebelum melahirkan (tepatnya HPL), dimana waktu itu memungkinkan untuk saya gunakan dalam mempersiapkan kelahiran dede. Pastinya banyak waktu senggang yang saya miliki, walaupun saya sudah belanja, menyiapkan makan, bersih-bersih rumah selagi liburan. Saat saya istirahat, misalnya sambil menonton TV, saya gunakan sesekali untuk memperbanyak stok kapas bulat saya. Membuatnya juga mudah ko, tidak sesulit yang dibayangkan. Benar-benar kegiatan yang bisa dilakukan selagi bersantai di rumah. Satu hal lagi yang leih penting, harganya jauh lebih murah, dan dengan harga tersebut kita bisa mendapatkan tisu bulat jauh lebih banyak dengan ukurang yang kita butuhkan (dapat disesuaikan guntingan kapasnya)
ini penampakan dari kapas gulungnya
Cuma butuh gunting dan tempat menyimpanya saja kok, ga ribet kan. Itu merek yang akan saya gunakan, belum tau sih kualitasnya, tapi dari tempat saya membeli peralatan anak menyarankan menggunakan merk itu, dan lumayan banyak yang beli juga, jadi dicoba deh.
Penampakan setelah dipotong-potong
Setelah dipotong seperti gambar di atas, ya tinggal digulung-gulung deh. Mudah kan.... kalo sudah cukup banyak langsung simpan ditempat penyimpanan ya. Kalau saya sebagian di kotak kapas bulat, sebagian lagi saya masukan ke kantong zipper supaya awet dan tidak ada kotoran yang masuk ke kapas. Selain lebih aman, saya juga memantau penggunaan berdasarkan hitungan kantung zipper yang saya gunakan, jadi lebih bisa dipantau penggunaan kapas bulatnya. Jadi sekiranya sudah mau habis, saya bisa mulai menyetok lagi deh.
Usul tambahan dari saya, kapas bulat ini nantinya untuk membersihkan dede yang abis pup kan, dan kita perlu membasahi kapasnya dengan air hangat suam kuku, jadi saya jga menyiapkan tempat kedap udara, semacam wadah tahan panas, dimana di dalamnya sudah ada kapas yang terendam air hangat suam kuku, sehingga kalo perlu tinggal digunakan saya. Tapi kita buat stok kapas basahnya persetangah hari aja, kenapa? kembali lagi untuk menjaga ke sterilan dan juga tingkat kehangatan air yang digunakan. Akan butuh waktu lebih apabila kita baru mempersiapkan saat dede udah pup, nanti dedenya keburu kedinginan saat belum dibersihkan.
Semoga informasinya berguna ya ibu-ibu..terutama ibu-ibu muda seperti saya :)

